Sebagai upaya mengejawantahkan nilai-nilai juang, Komunitas Pelestari Kejuangan ’45 (KPK 45) Bumiayu Kabupaten Brebes menggelar “Napak Tilas Merah Putih 2024”. Event perdana dalam rangka memperingati hari Pahlawan 2024 itu, diikuti 200 peserta dari berbagai daerah.
Asisten Sekda bidang pemerintahan Brebes Drs Khaerul Abidin MM melepas peserta dari depan Kantor Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Sabtu (9/11/2024).
Khaerul mengungkapkan rasa bangganya kepada seluruh peserta yang bersemangat menghayati nilai kejuangan dan melestarikan semangat perjuangan para pahlawan. Terbukti para peserta dari berbagai kalangan, usia dan dari berbagai kota di Indonesia dengan semangat mengikuti napak tilas.
“Luar biasa, dari berbagai daerah di Indonesia turut andil dalam napak tilas ini bahkan ada yang berasal dari Amerika Serikat, ikut serta ingin mengetahui sejarah perjuangan para Pahlawan Indonesia,” kata Khaerul.
Kata Khaerul, Napak Tilas ini bukan sekadar perjalanan fisik, namun perjalanan hati dan jiwa untuk mengenang pengorbanan pahlawan kita. Ajang ini mengingatkan kita akan nilai-nilai luhur kejuangan yang diwariskan, yaitu cinta tanah air, keberanian, pengorbanan, dan semangat persatuan. Ia pun event ini dapat menguatkan semangat nasionalisme dan patriotisme, terutama di kalangan generasi muda.

Humas Panitia Napak Tilas Merah Putih, Epink, menjelaskan peserta datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Pekalongan, Wonosobo, Banjarnegara, Banyumas, Jepara, Indramayu, dan wilayah Brebes. Bahkan, seorang peserta asal Amerika Serikat yang turut hadir bersama rombongan dari Pekalongan.
Perjalanan napak tilas mengambil rute sepanjang 25 kilometer dalam dua etape. Etape pertama, peserta menempuh jarak 15 kilometer dari Kantor Kecamatan Paguyangan hingga Desa Cipetung. Di Cipetung peserta bermalam yang diisi dengan sarasehan, hiburan, dan silaturahmi bersama warga setempat. Etape kedua dilanjutkan pada hari Minggu dengan rute Desa Cipetung menuju Pendopo Bumiayu, sejauh 10 kilometer.

“Rute yang dilalui peserta, merupakan sebagian dari Rute Juang Agresi Militer Belanda II (1948-1949). Dengan menyusuri jalur perjuangan dari Paguyangan ke Bumiayu, diharapkan dapat semakin menghidupkan ingatan masyarakat akan sejarah perjuangan bangsa, terutama di wilayah Brebes bagian Selatan,” terang Epink.
Tampak hadir Ketua DHC BPK’45 Brebes H Iskandar MM, Camat Paguyangan, Camat Bumiayu, Koramil Paguyangan, Polsek Paguyangan serta sejumlah tokoh masyarakat di wilayah selatan Brebes, yang memberikan dukungan dan apresiasi bagi kegiatan pelestarian semangat kejuangan ini.
https://www.rri.co.id/purwokerto/info-pemda/1111809/ejawantahkah-nilai-juang-kpk-45-gelar-napak-tilas

